IFEX 2026 Dibuka di ICE BSD, Indonesia Bidik Pasar Furnitur Global di Tengah Gejolak Dunia
Konflik Global Tak Surutkan Minat Buyer, IFEX 2026 Targetkan Transaksi US$1 Miliar
ich1
3/5/20262 min baca
Tangerang, Maret 2026 — Pameran furnitur internasional Indonesia International Furniture Expo 2026 (IFEX 2026) resmi digelar pada 5–8 Maret 2026 di Indonesia Convention Exhibition BSD City (ICE BSD), Tangerang. Pameran dagang ini menjadi salah satu agenda terbesar industri furnitur di Asia Tenggara dengan menghadirkan ratusan exhibitor dan ribuan buyer dari berbagai negara. Bagi pelaku industri maupun pengunjung profesional yang ingin menghadiri pameran ini, registrasi kunjungan dapat dilakukan secara online melalui halaman resmi berikut:
https://ifexindonesia.com/register
Selama empat hari penyelenggaraan, IFEX 2026 menempati hingga 11 hall pameran dengan area pameran yang luas dan fasilitas modern untuk mempertemukan produsen furnitur Indonesia dengan buyer global. Pameran dibuka pada pukul 09.00–18.00 WIB untuk trade visitor pada 5–7 Maret 2026, sementara hari terakhir berlangsung hingga 17.00 WIB.
Ajang ini menampilkan ribuan produk furnitur dan kerajinan dari berbagai perusahaan Indonesia yang mengandalkan material alami seperti kayu, rotan, dan bambu. Dengan lebih dari 500 peserta pameran dan ribuan buyer internasional, IFEX kembali menjadi platform perdagangan penting bagi industri furnitur nasional untuk menjangkau pasar global.
Buyer Global Tetap Datang Meski Ekonomi Dunia Bergejolak
Tahun ini, ratusan produsen furnitur Indonesia menampilkan berbagai kategori produk mulai dari furnitur rumah tangga, dekorasi interior, hingga kerajinan berbasis material alami yang menjadi ciri khas desain Indonesia.
Buyer internasional yang hadir berasal dari berbagai kawasan seperti Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan Asia Timur. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa meskipun kondisi ekonomi global tidak sepenuhnya stabil, permintaan terhadap furnitur berkualitas dengan material alami tetap tinggi.
Dalam industri furnitur global, pameran dagang seperti IFEX sering menjadi titik awal hubungan bisnis jangka panjang. Banyak kesepakatan perdagangan baru biasanya berkembang setelah buyer melakukan evaluasi produk atau kunjungan ke fasilitas produksi para produsen.
IFEX dalam Peta Persaingan Pameran Furnitur Asia
Dalam beberapa tahun terakhir, IFEX semakin diperhitungkan dalam peta pameran furnitur Asia. Pameran ini kerap disejajarkan dengan China International Furniture Fair (CIFF) di China dan Malaysia International Furniture Fair (MIFF) di Malaysia.
Jika CIFF dikenal sebagai pameran furnitur terbesar di dunia dari sisi kapasitas industri manufaktur, sementara MIFF menjadi hub perdagangan furnitur Asia, IFEX memiliki diferensiasi pada kekuatan desain serta material alami khas tropis seperti rotan dan kayu solid.
Keunggulan tersebut menjadikan Indonesia semakin menarik bagi buyer global yang mencari alternatif sumber produk furnitur berkualitas.
Ketika Geopolitik Global Membuka Peluang Baru
Penyelenggaraan IFEX 2026 berlangsung dalam situasi global yang masih diwarnai ketidakpastian geopolitik. Konflik yang masih berlangsung di beberapa kawasan dunia, termasuk Timur Tengah, telah memengaruhi jalur logistik internasional, biaya energi, dan stabilitas rantai pasok global.
Namun dalam banyak kasus, kondisi ini justru mendorong perusahaan global untuk mencari pemasok baru yang lebih stabil. Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapat perhatian karena kekuatan bahan baku, kemampuan produksi, serta reputasi craftsmanship yang telah dikenal di pasar global.
Dalam konteks ini, pameran dagang seperti IFEX menjadi semakin penting sebagai platform diplomasi perdagangan, mempertemukan produsen dengan buyer global secara langsung di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Panggung Global Furnitur Indonesia
Melalui pernyataan resminya, penyelenggara IFEX menyebut pameran ini dirancang sebagai platform internasional yang mempertemukan produsen furnitur dan kerajinan Indonesia dengan buyer dari berbagai negara. Selain menjadi ajang promosi produk, IFEX juga menjadi sarana bagi industri furnitur nasional untuk memperluas jaringan bisnis dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan furnitur global.
Barometer Industri Pameran Indonesia
Bagi sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions) di Indonesia, IFEX merupakan salah satu indikator penting dinamika industri pameran. Skala internasional yang dimiliki IFEX—mulai dari jumlah exhibitor, luas area pameran, hingga kehadiran buyer global—menunjukkan bahwa pameran fisik masih menjadi salah satu instrumen perdagangan paling efektif, bahkan di era digital.
Dengan target transaksi yang mencapai miliaran dolar, IFEX tidak hanya menjadi momentum bagi industri furnitur nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi utama pameran perdagangan internasional di Asia Tenggara.


